Penyebab Kematian Di Indonesia dan Dunia Secara Umum

Angka kematian dapat di sebabkan oleh beberapa faktor mulai dari faktor usia, kecelakaan, ekonomi dan terutama karena adanya faktor beberapa penyakit. Di Indonesia sendiri faktor kematian memiliki angka terbesarnya adalah penyakit. Oleh karena itu menjadi salah satu penyebab kematian yang sering terjadi. Menurut data himpunan Badan Pusat Statistik dari tahun 2010 sampai 2015, angka harapan hidup di Indonesia rata-rata mencapai usia 70 tahun. Di negara lain pun angka kematian dapat disebabkan oleh penyakit berat seperti yang dikutip oleh medicalnewstoday, terutama dapat disebabkan oleh penyakit jantung dan kanker.

Dilansir dari Riskesdas tahun 2013, angka kasus penyakit diabetes memanglah lebih tinggi, hipertiroid dan hipertensi pada perempuan secara nasional cenderung lebih tinggi dari pada laki-laki. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institute of Health Metrics and Evaluation in Seattle pada tahun 2015 telah mengungkapkan bahwa wanita usia paruh baya lebih berisiko meninggal akibat infeksi serius seperti HIV/ AIDS dan tuberkulosis, diare parah, serta penyakit pernapasan. Berikut ini ada beberapa penyebab kematian di Indonesia dan dunia bisa terjadi secara umum.



Penyebab Kematian Di Indonesia dan Dunia Secara Umum


1. Kecalakan

Dilansir oleh Data Riskesdas pada tahun 2013, di Indonesia sekitar 8,2 persen. Berdasarkan angka tersebut di perkirakan lebih cepat meningkat jika dibandingan dengan data tahun 2007 telah dilaporkan jumlah kasus cedera nasional sebanyak 7,5 persen. Wilayah dengan kasus cedera akibat kecelakaan yang banyak yakni bagian dari Sulawesi Selatan (12,8 persen) dan terendah di Jambi (4,5 persen). Ada beberapa jenis cidera yang paling banyak dialami orang Indonesia adalah luka lecet atau memar, terkilir, dan luka robek akibat jatuh dari kendaraan.

Angka terjatuh diperkirakan sekitar (49,9 persen), yang disusul dengan kecelakaan sepeda motor (40,6 persen). Kasus cedera akibat jatuh lebih sering ditemukan pada penduduk umur kurang dari 1 tahun, perempuan, tidak bekerja, dan berada di pedesaan. Sementara itu, cedera akibat kecelakaan bermotor paling banyak terjadi pada umur 15-24 tahun, laki-laki tamatan SMA dengan status pegawai.

Kecelakaan memang sifatnya tidak disengaja, namun harusnya bisa dihindari dengan mematuhi rambu lalu lintas. Anda bisa mengurangi risiko kematian dan cedera dengan memastikan keselamatan diri saat berkendara. Patuhilah rambu lalu lintas dan perhatikan kendaraan lainnya. Gunakanlah sabuk pengaman ketika berkendara dengan mobil dan pakai atribut lengkap (helm dan jaket) ketika berkendara dengan motor. Hindari mengemudi sambil minuman yang bikin mabuk, ngantuk, kelelahan, dan sambil bermain smartphone.

2. Akibat Kanker

Secara umum penyakit kanker bisa sering terjadi karena akibat gaya hidup yang salah. Angka kematian menurut bdan kesehatan dunia WHO sebesar 8,8 juta jiwa. Selain itu juga womenia bisa terserang kanker payudara kemudian disusul oleh kanker usus besar, kanker endometrium, kanker paru dan kanker serviks sebagai penyebab kematian wanita terkait kanker di seluruh dunia. Setiap tahun tidak kurang dari 15 ribu kasus kanker serviks terjadi di Indonesia. Tingginya kasus kanker serviks di Indonesia membuat WHO menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia.

3. Diabetes

Melansir data Riskesdas teranyar, jumlah orang di Indonesia usia 15 tahun ke atas yang memiliki diabetes hingga tahun 2013 mencapai 12 juta jiwa. Angka ini meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah populasi penderita diabetes tahun 2007. Kondisi ini menyebabkan kerusakan jangka panjang, disfungsi, atau kegagalan fungsi dari berbagai organ, terutama mata, ginjal, saraf, pembuluh darah, dan jantung.

4. Penyakit Jantung

Berdasarkan penelusuran data kesehatan Indonesia Riskesdas tahun 2013 milik Kementerian Kesehatan, telah menjelaskan bahwa total kasus penyakit jantung koroner (PJK), gagal jantung, dan stroke di Indonesia diperkirakan lebih banyak ditemukan pada perempuan dengan masing-masing kelompok umur 45-54 tahun, 55-64 tahun dan 65-74 tahun. Penyakit jantung dapat di sebabkan oleh penumpukan plak menyebabkan pembuluh darah jantung menyempit sehingga darah sulit mengalir lancar. Hal ini meningkatkan risiko Anda terhadap serangan jantung atau stroke. Masalah penyakit jantung lainnya meliputi angina, aritmia, dan gagal jantung.

0 Response to "Penyebab Kematian Di Indonesia dan Dunia Secara Umum"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel