12 Adab Bergaul Terhadap Sesama

12 Adab Bergaul Terhadap Sesama . Ciri manusia pada umumnya adalah makhluk sosial. Untuk itu perlu diketahui beberapa adab yang baiknya. Bergaul adalah salah satu cara yang dilakukan manusia untuk bersosialisasi dengan sesama manusia dan bergaul sudah menjadi suatu kebutuhan bagi setiap manusia. 



Karena pada hakikatnya manusia tidak dapat hidup sendiri, walaupun manusia itu sendiri diciptakan berbeda-beda. Maka dari itu, janganlah perbedaan menjadi penghalang kita untuk bergaul atau bersosialisasi dengan lingkungan sekitar kita. Anggaplah itu merupakan hal yang wajar, sehingga kita dapat menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap yang wajar dan adil. Karena bisa jadi sesuatu yang tadinya kecil, tetapi karena salah menyikapi, akan menjadi hal yang besar. Itulah perbedaan. Tak ada yang dapat membedakan kita dengan orang lain, kecuali karena ketakwaannya kepada Allah.


12 Adab Bergaul Terhadap Sesama

  1. Ta’aruf atau saling mengenal merupakan kunci yang paling utama dalam bergaul. Dengan  ta’aruf kita dapat mengenal sifat, kesukuan, agama, kegemaran, karakter, dan semua ciri khas pada diri seseorang.
  2. Engkau harus bisa menjaga kehormatan diri tanpa menyombong, meredahkan diri tanpa menyombong, merendahkan diri tapi tidak menghinakan. Engkau harus menemui rekan atau pun rival dengan raut muka yang bersahabat, tanpa menunjukkan keminderan dan ketakutan kepada mereka. Dalam suatu pertemuan jangan sampai menganyam-nganyam jemari tangan, memasukkan ujung jari ke lubang hidung, banyak meludah dan menguap.
  3. Perhatikan lawan bicaramu, jangan terlalu sering memintanya untuk mengulangi perkataan yang sudah disampaikan, jangan berbicara memamerkan dirimu, anakmu atau keluargamu, jangan bertingkah laku layaknya wanita dan jangan bertindak layaknya budak.
  4. Buatlah anggota keluargamu takut bukan dengan cara kekerasan, bersikap lemah lembut kepada mereka tanpa menunjukkan kelemahan.
  5. Jangan bergurau dengan pembantumu, karena pamormu bisa hilang.
  6. Jangan banyak menoleh ke arah belakang.
  7. Jangan banyak bergaul dengan penguasa, waspadalah terhadap gunjingan dan dosa, simpanlah rahasiamu, jangan menjilat kepadanya, jangan berdehem-dehem di dekatnya. Jika penguasa itu kerabatmu, maka tetaplah waspada terhadap dirinya. Sebab, jika dia lepas kontrol terhadap dirimu, maka engkau tidak akan aman dari kesenewengannya, tetaplah bersikap baik terhadap dirinya dan jangan menemuinya selagi dia berkumpul bersama keluarganya.
  8. Janganlah menjadikan hartamu lebih mulia daripada kehormatanmu.
  9. Jika engkau memasuki suatu majlis, ambilah tempat yang paling dekat atau jajaran terakhir dari yang ada.
  10. Jangan duduk-duduk di pinggir jalan. Jika terpaksa engkau harus duduk di sana, maka tundukkanlah pandanganmu, tolonglah orang yang dizhalimi dan tunjukkan kepada orang yang tersesat.
  11. Jangan meludah ke arah kiblat dan jangan ke arah kanan. Tapi meludahlah ke arah kiri di dekat kaki kirimu.
  12. Hati-hatilah saat duduk bersama orang awam. Jika engkau harus duduk-duduk bersama mereka, maka bersikaplah seperti orang yang tidak tahu terhadap tindakan mereka yang mencerminkan akhlak yang baik.
  13. Jangan terlalu banyak bercanda, karena orang yang pandai akan mencibir kepadamu karena candamu dan orang yang bodoh berani berbuat lancang terhadap dirimu.


      Sumber : MINHAJUL QASHIDIN “Jalan orang-orang yang mendapat petunjuk” IBNU QUDAMAH

      0 Response to "12 Adab Bergaul Terhadap Sesama"

      Post a Comment

      Iklan Atas Artikel

      Iklan Tengah Artikel 1

      Iklan Tengah Artikel 2

      Iklan Bawah Artikel