Risiko Penyakit Akibat Kurang Serat

Akibat kurang serat tubuh anda akan merasakan lebih berat dari sebelumnya. Oleh karena itu akan berdampak secara lebih pada kesehatan sistem pencernaan. Menurut anjuran kesehatan bisa terjangkit risiko penyakit akibat kurang serat pangan. Apa itu serat pangan, serat pangan merupakan salah satu senyawa serat yang berasal dari makanan seperti sayuran, biji-bijian dan buah buahan. Semua makanan mengandung serat memang sangat baik bagi tubuh dan kesehatan anda. Oleh karena itu jangan melupakan serat pangan agar sistem pencernaan keluarga anda lebih sehat. Adapun keluarga anda disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung tinggi serat. Seperti aneka jenis kacang-kacangan, kacang polong, tepung gandum utuh, sayuran berdaun hijau, wortel, labu, kentang, jagung, dan kacang panjang. Selain itu, konsumsi buah kaya serat seperti pir, stroberi, jeruk, mangga, pisang, dan apel.

Bayam Punya Serat Tinggi © kkolosove


Gaya hidup dan untuk hidup yang lebih baik yakni tidak meninggalkan konsumsi makanan seharian dengan serat. Tahukah kamu menurut kesehatan dunia WHO, kebutuhan serat pangan yang harus dipenuhi berkisar antara 30-38 gram sehari seperti yang dilansir laman Webmd. Risiko yang paling utama bila anda terkena penyakit akibat kurang serat adalah sembelit dan gangguan sistem pencernaan lainnya. Nah oleh karena itu apabila seseorang yang kurang serat cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah sehingga menjadi mudah sakit. Meskipun begitu jangan pernah kamu anggap sepele risiko penyakit akibat kurang serat. Pengen tau penyakit apa sajakah yang timbul akibat kurang serat?


Risiko Sembelit Akibat Kurang Serat



Sembelit bisa terjadi akibat kurangnya asupan serat pangan yang masuk kedalam tubuh manusia. Gejala umum yang sering terjadi karena penyakit sembelit ditandai dengan tinja keras, kering, dan sulit buang air besar. Jika Anda mengalami hal ini dan kurang dari tiga kali buang air besar dalam kurun waktu seminggu, Anda kemungkinan mengalami sembelit. Konsumsi makanan tinggi serat, disertai olahraga dan minum air putih yang cukup, agar buang air besar kembali lancar. Selain itu juga untuk memperlancar sistem pencernaan makanlah buah sehat seperti pepaya, dengan hal ini akan membantu meringkankan sakit sembelit.

Risiko Diabetes

Jangan sampai terjadi penyakit diabetes, ataupun tekanan darang yang tidak stabil. Pola makan yang baik untuk mencegahnya salah satu yang paling tepat untuk mengurangi risikonya. Kebutuhan serat pangan yang tidak terpenuhi dengan baik mungkin menyebabkan penderita diabetes sulit untuk mengendalikan gula darah.

Kurang Serat Berat Badan Menaik


Berat badan bisa naik akibat makan terus yang penting sehat dan bahagia. Kebutuhan asupan makanan memang sangat penting, kurang serat pada makanan yang dikonsumsi dapat membuat seseorang makan melebihi yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Kolesterol Berlebih Dalam Tubuh

Fungsi serat pangan dapat mengendalikan dan penyerapan sistem pencernan dalam tubuh manusia agar berjalan dengan baik. Karena serat pangan dapat menyerap dalam usus karena bila kemungkinan kekurangan serat pangan akan mengalami risiko meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Penyakit Jantung Akibat Kurang Serat Pangan


Risiko akibat kurang serat bisa terjadi terkena penyakit jantung koroner. Sayangnya, kebutuhan serat pangan pada keluarga kerap kali tak terpenuhi dengan baik. Konsumsi serat rata-rata hanya sekitar 15 gram serat setiap harinya. Penyakit jantung koroner sering terjadi jika suplai aliran darah ke jantung melalui pembuluh darah koroner terhambat oleh banyaknya lemak. Penimbunan lemak di dalam pembuluh darah ini dikenal dengan istilah aterosklerosis dan merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner. Untuk menghindari dari penyakit jantung koroner jangan lupakan makanan sehat rendah lemak dan rajin berolahraga.

Selain dapat memperlambat aliran darah ke dalam jantung,  kemudian di salurkan ke bagian seluruh tubuh aterosklerosis juga dapat menyebabkan terbentuknya penggumpalan darah. Jika ini terjadi, aliran darah ke jantung terhambat secara menyeluruh maka diakibatkan serangan jantung pun terjadi. Ada beberapa faktor penyebab atau pun pemicu aterosklerosis meliputi kolesterol yang tinggi, merokok, diabetes, serta tekanan darah tinggi (hipertensi) dan akibat kurangnya serat pangan.


Maka dari itu untuk hidup sehat yang lebih baik agar memenuhi asupan nutrisi makanan yang mengandung cukup serat pangan. Karena para ahli giji agar pedoman seimbang penuhi nutrisi tubuh anda mulai dari biji-bijian, sayuran hijau dan buah buahan.

0 Response to "Risiko Penyakit Akibat Kurang Serat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel