Langkah Untuk Mengobati Sakit Demam dan Batuk Saat Hamil

Sakit demam serta terasa ngilu pada punggung mungkin bagi ibu hamil bisa terjadi akibat kelelahan aktivitas. Ibu hamil bisa juga terserang penyakit demam karena beberapa faktor cuaca dan lingkungan. Lingkungan yang bersih lagi sehat, sangatlah berpengaruh bagi janin dalam kandungan mungkin juga bisa menerima dampak negatif dari kondisi tersebut. Meski demikian, ibu hamil tidak perlu khawatir berlebihan saat demam. Secara teori memang gejala demam berkepanjangan pada ibu hamil bisa menyebabkan gangguan saraf pada janin yang dilahirkan. Solusi tepat untuk mengobati sakit demam dan batuk pada ibu hamil sebelum terjadi menggenali gejala dapat terlihat 4 hingga 6 hari setelah terinfeksi. Gejala tersebut dapat di alami yaitu  demam dengan suhu tubuh 38 derajat Celcius atau lebih, sakit kepala, mata terasa sakit, tubuh terasa nyeri (otot, sendi dan tulang punggung), muncul ruam, perdarahan ringan  dari hidung dan gusi, lemas, serta mual dan muntah.



Cara Menurunkan Demam Tanpa Obat-obatan?


Perbanyak Konsumsi Air Putih

Minum air putih lebih banyak agar tidak dehidrasi sekaligus membantu mendinginkan tubuh dari dalam.

Istirahat Yang Cukup dan Kompres Bila Perlu

Istirahat yang cukup dapat membantu tubuh Anda memerangi penyebab demam. Oleh karena itu, luangkan waktu untuk beristirahat dan hindari aktivitas berat serta stres. Kompres dahi Anda dengan kain yang sudah dibasuh air dingin dengan posisi tubuh berbaring.

Atasi Dengan Bawang Putih 

Dengan bawang putih anda jangan heran,karena menurut penelitian di Inggris, bawang putih mengandung allicin yang dapat menurunkan risiko kena flu dan meningkatkan daya tahan tubuh. Anda tidak perlu makan bawang putih mentah, masak saja sesuatu yang memakai bawang putih, sup ayam misalnya. Menikmati sajian masakan kuah dengan bahan bawang putih juga dapat mempercepat kesembuhan flu, terutama di musim yang dingin seperti musim hujan saat ini.

Bila minum obat

Minum obat penurun panas dan pereda nyeri seperti acetaminophen. Hindari mengonsumsi obat ibuprofen atau aspirin. Ibuprofen dapat mempengaruhi janin di saat kehamilan berusia trimester ketiga, sedangkan aspirin bisa memperburuk kondisi perdarahan. Ini sangat perlu berhati-hati karena harus dengan resep dokter.

Apabila ibu hamil yang sedang sakit untuk mengkonsumsi obat, apa pun merek obat dan jenisnya, Anda tetap harus berhati-hati menggunakannya, atas segala sesuatu yang dilakukan atau dikonsumsi akan berdampak kepada kondisi bayi di dalam kandungan.

0 Response to "Langkah Untuk Mengobati Sakit Demam dan Batuk Saat Hamil"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel