Keunikan Tanaman Herbal Banyak Manfaat Lagi Menyehatkan

Banyak diantara tanaman yang tumbuh berkembang di sekitar kita yang sering di jadikan seperti obat herbal. Tanaman hijau maupun berbentuk bunga dapat dilihat indah dari sudut warnanya. Namun juga di samping itu juga memiliki banyak manfaat seperti mencegah penyakit dan mengobati kulit apabila terkena luka. Berbagai tanaman herbal mungkin seringkali kita jumpai atau pun berada di halaman rumahan. Tidak sedikit disadari, dari sekian banyak tumbuh-tumbuhan yang hidup di area taman rumah terdapat tanaman herbal yang berguna sebagai obat alami. Apa sajakah keunikan dari tanaman herbal?


Bunga Sepatu

Bunga Sepatu Copyright WomeniaSehat.com


Bunga sepatu bernama latin latin Hibiscus rosasinesis,  memiliki kelopak bunga yang indah begitu pula dengan warna-warni. Disamping memiliki warna yang berbeda pula bunga sepatu bisa digunakan untuk pengobatan generik maupun herbal. Seperti halnya jika bunga tersebut diektrasi atau dikeringkan nutrisi bunga sepatu sangat bermanfaat bagi kesehatan rimbut, sehingga rambut pun tumbuh kuat, lebat, dan sehat. Selain itu juga bunga sepatu membantu dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang berhubungan dengan gangguan pernafasan, seperti batuk, flu, bahkan bronkhitis. Yang paling sering digunakan dari bunga sepatu bisa membantu mempercepat penyembuhan luka.

Sawo Mentimun


Buah sawo mentimun memang bentuknya unik sedikit berbeda dibanding buah sawo bulat. Lantaran bentuknya memanjang, ukuran buahnya lebih besar. Daging buahnya juga lebih tebal dan memiliki rasanya tak kalah manis dan segar. Tanaman yang punya nama latin Manilkara zapota ini bisa tumbuh optimal di dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian 1200 mdpl. Apabila anda suka mengonsumsi buah sawo mentimun dalam keadaan segar, dapat membantu anda menyembuhkan penyakit pencernaan yang disebabkan oleh bakteri, seperti diare. Buah sawo mentimun memiliki kandungan vitamin E dapat membantu menutrisi kulit serta menjaganya dari penuaan dini akibat dari radikal bebas.

Selada Romaine


Selada Romaine (Lactuca sativaL. var.longifolia) sayuran hijau yang sering dikembangbiakan secara hidroponik maupun teknik aeroponik. Selada ini memiliki kandungan vitamin C, kalsium, dan potassium yang cukup tinggi yang bermanfaat bagi tubuh. Namun disayangkan, seperti yang dilansir dari Vox.com, November 2018 lalu, Center for Disease Control (CDC) mengeluarkan larangan makan salada romaine di Amerika. Larangan tersebut segera dirilis setelah sebanyak 32 orang dari 11 bagian di Amerika terkena racun Shiga yang memproduksi bakteri E. Coli. Laporan mencatat bahwa sebanyak 32 orang dari California, Connecticut, Illinois, Massachusetts, Maryland, New Hampshire, New Jersey, New York, Ohio, dan Wisconsin terkena infeksi E. Coli. Bakteri E. Coli dikenal dapat menyebabkan Hemolytic Uremic Syndrome atau gangguan yang terjadi pada infeksi pencernaan hingga memicu penyakit yang lebih serius, seperti gagal ginjal dan kematian.

Meskipun, belum ada korban jiwa yang disebabkan bakteri E. Coli dalam selada Romaine pada kasus kali ini, CDC tetap melarang masyarakat Amerika untuk mengonsumsi sayuran hijau tersebut dan menyarankan untuk membuang berbagai jenis bentuk selada yang ada. Mungkin saja selada di sekitar kita berbeda, namun tentu harus berhati-hati untuk mencegah tidak terjadi hal yang berbahaya, jadi konsumsilah sayuran yang banyak manfaat lagi menyehatkan saja.

Daun Kari


Daun kari memang merupakan tanaman aromatik seperti basil, thyme dan rosemary. Tanaman bernama ilmiah Murraya Koenigii ini dapat dikonsumsi untuk bumbu masakan. Penggunaan daun kari awalnya populer di sekitar India dan Srilanka. Daun koja/kari memiliki nutrisi yang sangat penting bagi kesehatan tubuh antara lain, karbohidrat, energi, serat, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, tembaga, dan mineral. Selain itu, dilansir dari Organic Facts, daun koja juga mengandung vitamin C, A, B, dan E serta antioksidan, asam amino, juga flavonoid. Salah satu makanan favoritnya mungkin contohnya salted egg, daun kari juga sering digunakan sebagai bumbu penyedap alami untuk sejumlah masakan, seperti gulai, ayam tangkap dan olahan kuah kari.



Kunyit

Di dalam kunyit atau kunir, terdapat zat antimikroba yang berguna untuk mengusir jamur, parasit, dan bakteri. Maka dari itu kunyit seringkali dimanfaatkan sebagai antiseptik guna mencegah infeksi. Rimpang kunyit lebih banyak memberi manfaat untuk membunuh bakteri jahat di dalam perut sehingga mampu menyehatkan pencernaan. Rempah kunyit kerap dijadikan pewarna alami untuk nasi tumpeng atau nasi kuning.


Selain itu juga didalam kunyit terdapat vitamin dan mineral seperti potasium serta zat besi diperlukan untuk membangun sel darah merah. Sedangkan kalium di dalamnya mampu untuk mengontrol tekanan darah dan denyut jantung sehingga peredaran darah lancar. Itulah sebabnya manfaat kunyit tersembunyi lainnya dapat meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah penyakit kardiovaskular lain.

0 Response to "Keunikan Tanaman Herbal Banyak Manfaat Lagi Menyehatkan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel